Rabu, 04 April 2012

Tulisan softskill B.Inggris 2

Gempa dan Tsunami Jepang
Pada 11 Maret 2011 Jepang diguncang gempa berkuatan 8,9 Skala Richter yang menimbulkan gelombang  Tsunami di sejumlah daerah di Jepang. Gempa ini disebut-sebut sebagai gempa terdahsyat dalam 7 tahun. Gempa ini terjadi pada pukul 14.46 waktu setempat. Otoritas Jepang langsung mengeluarkan peringatan tsunami pasca gempa dahsyat tersebut. Gempa tersebut membuat gedung-gedung di Tokyo bergoyang. Orang-orang pun panik berlarian ke jalan-jalan. Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami untuk seluruh pantai Jepang, Rusia dan Mariana Islands. Diingatkan bahwa gelombang air setinggi hingga 6 meter bisa menghantam pantai dekat wilayah Miyagi. Namun ada hal yang patut kita contoh dari sikap warga jepang  yaitu warga jepang yang sedang mengalami kesusahan justru bersikap saling gotong royong dan bahu membahu membantu sesama. Bahkan para miliyarder jepang yang sedang bangkrut pun masih peduli dengan menyumbangkan beberapa penghasilannya untuk korban bencana gempa dan Tsunami. Selain itu mental warga jepang yang punya prinsip terus berjuang sampai titik darah penghabisan juga menjadikan warga Negara jepang mempunyai  rasa kebersamaan yang tinggi dan tidak egois.

Earthquake and Tsunami in Japan
On March 11, 2011 Japan was rocked by an earthquake measuring 8.9 on the Richter scale that caused the tsunami waves in some areas in Japan. This earthquake was mentioned as an earthquake terdahsyat in 7 years. This earthquake occurred at 14:46 local time. Japanese authorities issued a tsunami warning immediately after the devastating earthquake. The quake made buildings sway in Tokyo. People were frantically running around the streets. Japan's Meteorological Agency issued tsunami warnings for the entire coast of Japan, Russia and the Mariana Islands. Reminded that water waves up to 6 meters high could hit the coast near the Miyagi region. But there are things worth our example of the attitude of the citizens of Japan Japanese citizens who are having trouble just being with each other mutual support and to work together to help others. Even the Japanese who are bankrupt miliyarder still concerned with some income donated to victims of the earthquake and tsunami. Besides Japanese citizens who have mental principles continue to fight to the death also makes Japanese citizens have a high sense of togetherness and unselfishness.

Nama : Andi Revikanz Ardi
Kelas : 1EA12
NPM : 10211744
Universitas Gunadarma

0 comments:

Posting Komentar